Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Ilmu Komputer (Aptikom) telah menyelenggarakan rapat kerja nasional (rakernas) dan seminar nasional di Universitas Amikom Yogyakarta, Minggu dan Senin (19-20/3/2023).

Rakernas dan Seminar Nasional Aptikom digelar dengan tema ‘Best Practice Akreditasi Unggul dan Membangun Roadmap Riset-riset Unggulan di Perguruan Tinggi Infokom’.

Rapat kerja itu dihadiri 75 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, dari Aceh sampai Papua.

Ketua Umum Aptikom, Prof. Dr. rer. nat. Achmad Benny Mutiara. S.Si., S.Kom. menjelaskan, rakernas ini dilaksanakan untuk merancang program kerja selama satu tahun di 2023-2024. 

 

“Program-program itu juga untuk meningkatkan kualitas perguruan tinggi informatika dan ilmu komputer (infokom) di Indonesia,” ujar Benny dalam konferensi pers Universitas Amikom Yogyakarta, Senin (20/3/2023) sore.

 

Benny menambahkan, dalam rakernas itu, ada gagasan bahwa Aptikom memandang penerapan kecerdasan artifisial bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat hingga daya saing bangsa.

 

Untuk itu, dalam rakernas di tahun 2023 ini, Aptikom merumuskan sebuah deklarasi yang diberi nama ‘Deklarasi Jogja 2023 Aptikom untuk Indonesia’.

 

Dalam sejumlah poin yang tertuang di deklarasi, Aptikom fokus mendorong pendidikan tinggi infokom dari hulu ke hilir, dari kampus hingga mahasiswa bahkan masyarakat.

 

“Yang pertama, Aptikom untuk bangsa dan negara. Aptikom akan berkontribusi dalam mewujudkan ekosistem digital tahun 2030 melalui penyusunan roadmap digital menuju Indonesia Emas 2045,” terang Benny.

 

Deklarasi itu juga menyebut Aptikom akan mendorong penguatan penggunaan kecerdasan buatan di berbagai sektor kehidupan yang dilandasi etika serta nilai luhur kebangsaan.

 

“Untuk perguruan tinggi, Aptikom ingin menjadi jembatan kampus anggota Aptikom agar bisa go international, bisa berkolaborasi pendidikan dan melakukan riset berkualitas dengan kampus di Luar Negeri,” bebernya.

 

Poin-poin lain yang disebutkan adalah Aptikom mempercepat peningkatan mutu, pembelajaran di prodi khususnya bagi 2.454 prodi bidang infokom.

“Aptikom akan memfasilitasi pembelajaran berkualitas, mudah diakses dan biaya terjangkau di sejumlah pelosok negeri,” tukasnya.

Benny melanjutkan, penggunaan kecerdasan buatan itu juga merupakan mandat dari Presiden Joko Widodo.

 

Maka, pihaknya akan membuat kode etik penggunaan kecerdasan artifisial dan robotika berlandaskan etika dan nilai luhur kebangsaan.

 

“Kami tidak hanya mendorong penggunaan kecerdasan buatan saja, tapi kita ingin landasan etika, moral, integritas itu jadi landasan yang kokoh di bangsa kita, tidak hanya ayo kita jangan ketinggalan, tapi ada etikanya,” tutup dia.

Deklarasi Jogja 2023 Dapat di Download disini

 

Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Rakernas Aptikom Hasilkan ‘Deklarasi Jogja 2023 Aptikom untuk Indonesia’, https://jogja.tribunnews.com/2023/03/20/rakernas-aptikom-hasilkan-deklarasi-jogja-2023-aptikom-untuk-indonesia. oleh Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah